pekalongan bangun akses internet tiap RT
Tuesday, 7 February 2012
0
komentar
Adsense Content. recommended 336 X 300
Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan berambisimengembangkan pusat pembelajaran teknologi
informasi dan komunikasi (TIK) hingga di tingkat
Rukun Warga (RW) sehingga warganya bisa
mengakses dan memanfaatkan internet. Saat ini, pusat pembelajaran TIK yang disebut
telecenter itu sudah terbangun di 47 kelurahan yang
berada di wilayah kota Pekalongan dan ditargetkan
akan terbangun juga di 300 RW hingga tahun 2015. “Telecenter ini adalah pusat pembelajaran,
pemberdayaan dan promosi kota berbasis Internet,”
kata Walikota Pekalongan, Mohamad Basyir Ahmad,
dalam jumpa pers mengenai pengembangan konten
perpustakaan digital di Indonesia yang
diselenggarakan Lembaga Ilmu Pengentahuan Indonesia (LIPI), Selasa. Selain dibangun di tingkat administrasi pemerintahan
kota seperti kecamatan, kelurahan, RT dan RW,
pembangunan telecenter yang telah dimulai sejak
2008 ini juga sudah dibangun di pusat-pusat bisnis
atau lokasi strategis di kota Pekalongan, terutama di
pusat bisnis batik untuk mendukung industri batik yang menjadi produk utama kota tersebut. Saat ini, tambah Basyir, telecenter untuk mendukung
industri batik Pekalongan sudah dibangun di empat
sentra utama batik yaitu di pasar batik Sentono,
Museum Batik, kampung wisata batik Kauman, dan
kampung wisata batik Pesindon. “Kami juga akan bangun telecenter ini di berbagai
titik strategis sebagai tempat dimana masyarakat
dapat mengakses Internet dan kami sediakan
semuanya mulai dari piranti keras, jaringan, hingga
aksesnya,” ujar Basyir.
0 komentar:
Post a Comment
pengunjung yg beretika adalah mereka yg meninggalkan coment